Komunitas teknis telah mendiskusikan berbagai alternatif untuk hosting infrastruktur WebRTC setelah tier gratis Google Cloud menjadi kurang layak untuk proyek DIY VPN. Oracle Cloud Free Tier telah muncul sebagai pilihan populer di kalangan pengembang yang ingin melakukan self-host server TURN (Traversal Using Relays around NAT) dan layanan jaringan lainnya tanpa mengeluarkan biaya besar.
Oracle Cloud sebagai Platform Hemat Biaya
Oracle Cloud Infrastructure (OCI) menawarkan tier gratis yang menarik yang mencakup mesin virtual, memori, dan penyimpanan yang dapat digunakan tanpa batas waktu. Meskipun artikel ini memberikan petunjuk detail untuk menyiapkan server TURN di platform Oracle, anggota komunitas menunjukkan bahwa implementasi teknis akan berfungsi pada hampir semua platform hosting VM. Keunggulan utama dari penawaran Oracle tampaknya adalah harganya, meskipun beberapa orang meragukan kelayakannya dalam jangka panjang.
Bagian Oracle mungkin adalah bagian paling dasar dan dapat dipertukarkan dari seluruh tumpukan. Bagian yang rumit bagi saya adalah semua konfigurasi port/firewall yang seperti Anda katakan akan sama/sangat mirip di mana saja.
Untuk proyek hobi dan penggunaan pribadi, tier gratis Oracle menyediakan sumber daya yang cukup untuk menjalankan layanan seperti server TURN yang jika tidak akan memerlukan langganan berbayar di platform cloud lainnya.
Sumber Daya Oracle Cloud Free Tier:
- 1-2 server virtual yang menjalankan Ubuntu atau CentOS
- 24GB memori untuk server
- 200GB penyimpanan blok
Pendekatan Keamanan untuk Server TURN:
- Autentikasi dasar
- Pembuatan kredensial berumur pendek
- Pemblokiran permintaan lintas asal
- Mekanisme autentikasi dengan batas waktu
- API verifikasi alokasi
Tantangan NAT Traversal
Sebagian besar diskusi komunitas berkisar pada tantangan teknis yang memerlukan server TURN. NAT (Network Address Translation) traversal tetap menjadi masalah persisten dalam jaringan, terutama untuk komunikasi peer-to-peer. Server TURN bertindak sebagai relay ketika koneksi langsung antar peer tidak mungkin dilakukan karena konfigurasi NAT atau firewall.
Beberapa komentator menggambarkan TURN sebagai solusi yang tidak ideal yang mengharuskan perutean lalu lintas melalui server jarak jauh ketika secara teoritis dua komputer dapat berkomunikasi secara langsung. Namun, yang lain membela TURN sebagai solusi praktis mengingat keterbatasan pengalamatan IPv4 dan implementasi NAT yang luas. Diskusi menyoroti bagaimana IPv6 seharusnya menyelesaikan banyak masalah ini tetapi belum diadopsi secara luas untuk menghilangkan kebutuhan akan server TURN.
Selain NAT traversal, server TURN juga memberikan manfaat tambahan termasuk penjembatanan protokol (TCP ke UDP), perlindungan privasi dengan menyembunyikan alamat IP klien, dan keuntungan keamanan tertentu dengan membuat alokasi terkontrol di tepi jaringan.
Pertimbangan Keamanan untuk Server TURN Publik
Keamanan muncul sebagai perhatian penting saat melakukan self-hosting server TURN. Anggota komunitas menyoroti potensi vektor penyalahgunaan, mencatat bahwa tanpa mekanisme autentikasi yang tepat, server TURN publik dapat disalahgunakan untuk meneruskan lalu lintas acak yang tidak terkait dengan aplikasi host.
Artikel dan komentar berikutnya menjelaskan beberapa pendekatan untuk mengurangi risiko ini, termasuk:
- Menerapkan autentikasi dasar seperti yang dijelaskan dalam tutorial
- Menghasilkan kredensial sekali pakai dengan masa aktif singkat untuk pengguna
- Memblokir permintaan lintas asal ke server kredensial
- Menggunakan mekanisme autentikasi dengan waktu kedaluwarsa
- Memanfaatkan API coturn untuk memverifikasi bahwa alokasi dan izin hanya dibuat untuk pengguna yang berwenang
Langkah-langkah keamanan ini sangat penting bagi siapa pun yang berencana menerapkan server TURN, terutama di lingkungan produksi.
Platform dan Implementasi Alternatif
Meskipun Oracle Cloud menonjol dalam diskusi, komentator menyebutkan platform alternatif seperti Hetzner yang menawarkan harga kompetitif bagi mereka yang bersedia membayar biaya kecil. Komunitas juga secara singkat menyinggung implementasi server TURN yang berbeda selain coturn (yang ditampilkan dalam artikel), termasuk opsi yang ditulis dalam Elixir dan Go.
Beberapa anggota komunitas mengungkapkan penghargaan untuk layanan seperti PeerJS yang menyediakan akses sementara ke infrastruktur TURN selama pengembangan, memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi proof-of-concept berfungsi sebelum menerapkan solusi mereka sendiri yang siap produksi.
Sebagai kesimpulan, self-hosting server TURN merupakan kemampuan penting bagi pengembang yang bekerja dengan WebRTC dan teknologi peer-to-peer lainnya. Meskipun Oracle Cloud Free Tier saat ini menawarkan jalur ekonomis untuk penerapan, pengetahuan teknis yang dibagikan dalam diskusi ini berlaku secara luas di berbagai platform. Seperti halnya layanan yang menghadap publik lainnya, pertimbangan keamanan harus tetap menjadi prioritas utama saat mengimplementasikan infrastruktur TURN Anda sendiri.
Referensi: How to Self-Host (Almost) Free, Open-Source, VPN Servers