Dalam perpaduan inovatif antara pemrograman dan linguistik, sebuah proyek bernama Typed Japanese telah muncul yang menggunakan sistem tipe TypeScript untuk mengekspresikan dan memverifikasi struktur tata bahasa Jepang. Proyek ini telah memicu diskusi di antara para pengembang dan penggemar bahasa tentang sifat tata bahasa bahasa alami, formalisasinya, dan potensi aplikasinya dalam pembelajaran bahasa.
Tata Bahasa Jepang sebagai Kode
Typed Japanese menciptakan domain-specific language (DSL) dalam sistem tipe TypeScript yang mengikuti aturan tata bahasa Jepang. Sistem ini memodelkan berbagai komponen bahasa Jepang termasuk kelas kata kerja (kata kerja Godan, Ichidan, dan kata kerja tidak beraturan), bentuk konjugasi kata kerja, sistem kata sifat, dan komposisi kalimat. Dengan memanfaatkan template literal types, conditional types, dan mapped types dari TypeScript, proyek ini memungkinkan kalimat bahasa Jepang yang gramatikal benar ditulis dan diverifikasi pada level tipe.
Diskusi komunitas mengungkapkan kesamaan yang menarik antara struktur bahasa pemrograman dan tata bahasa Jepang. Seorang komentator mencatat bagaimana sintaks Jepang menyerupai bahasa berbasis tumpukan seperti FORTH, dengan kata kerja biasanya muncul di akhir klausa:
Tidak ketat, tetapi ada struktur yang mendasarinya. Kata kerja (atau kata sifat verbal) pada dasarnya membentuk akar dari sebuah klausa, dan biasanya muncul di akhirnya. Jika kita mengaitkan itu dengan konsep fungsi, itu akan seperti menuliskannya dalam bentuk postfix, dengan apa pun yang muncul sebelumnya bertindak sebagai argumen untuknya.
Sistem Kata Kerja Jepang dalam Typed Japanese:
-
Kelas Kata Kerja:
- Kata Kerja Godan (五段動詞) - Berakhir dengan う、く、ぐ、す、つ、ぬ、ぶ、む、る
- Kata Kerja Ichidan (一段動詞) - Selalu berakhir dengan る
- Kata Kerja Tidak Beraturan (不規則動詞) - Hanya dua kata kerja utama: する (melakukan) dan 来る (datang)
-
Bentuk Konjugasi yang Didukung:
- Bentuk kamus (辞書形)
- Bentuk sopan (ます形)
- Bentuk te (て形)
- Bentuk lampau (た形)
- Bentuk negatif (ない形)
- Bentuk potensial (可能形)
- Bentuk pasif (受身形)
- Bentuk kausatif (使役形)
- Bentuk volitional (意向形)
- Bentuk imperatif (命令形)
- Bentuk kondisional (条件形)
- Bentuk hipotetis (仮定形)
Sistem Kata Sifat Jepang:
-
Kelas Kata Sifat:
- Kata Sifat-I (い形容詞) - Berakhir dengan い
- Kata Sifat-Na (な形容詞) - Memerlukan な ketika memodifikasi kata benda
-
Bentuk Konjugasi Kata Sifat:
- Bentuk dasar (基本形)
- Bentuk sopan (丁寧形)
- Bentuk lampau (過去形)
- Bentuk negatif (否定形)
![]() |
---|
Kode TypeScript yang mendefinisikan komponen tata bahasa Jepang, mengilustrasikan struktur GodanVerb dan ProperNoun dalam Typed Japanese |
Keterbatasan dan Aplikasi Dunia Nyata
Meskipun konsepnya menarik, anggota komunitas telah menunjukkan beberapa keterbatasan. Sistem ini hanya mendukung subset tata bahasa Jepang dan tidak memperhitungkan banyak nuansa linguistik. Seperti yang dijelaskan oleh seorang komentator, bahkan jika kebenaran gramatikal dapat diverifikasi, menghasilkan bahasa Jepang yang alami melibatkan banyak faktor di luar aturan tata bahasa formal—termasuk pilihan kata, sensitivitas konteks, dan norma masyarakat yang berubah seiring waktu.
Misalnya, penghitung dalam bahasa Jepang mengikuti pola spesifik yang mungkin secara gramatikal benar tetapi tidak alami dalam praktiknya: 9つ (9 benda) terdengar alami, tetapi 10つ terdengar aneh meskipun mengikuti pola gramatikal yang sama. Demikian pula, beberapa kesalahan gramatikal seperti ら抜き言葉 (kata-kata dengan ら yang dihilangkan) telah menjadi diterima dalam percakapan alami.
Hubungan dengan Teori Linguistik
Diskusi ini juga menyoroti hubungan dengan teori linguistik yang mapan. Beberapa komentator menarik paralel dengan tata bahasa kategorial dan kalkulus Lambek, yang memberikan kerangka matematis untuk menganalisis sintaks bahasa. Pendekatan ini memperlakukan kata-kata sebagai fungsi atau tipe konkret, dengan fungsi yang mengambil argumen dari sisi kiri atau kanan—mirip dengan bagaimana partikel Jepang menandai peran kata-kata dalam sebuah kalimat.
Proyek ini merepresentasikan kebangkitan minat yang menarik dalam pendekatan AI simbolik/analitik terhadap bahasa, yang dihargai oleh beberapa anggota komunitas karena kemampuan penjelasannya dibandingkan dengan jaringan saraf dalam modern. Sementara model bahasa neural telah diskalakan lebih baik untuk banyak aplikasi, sistem tata bahasa yang diformalkan seperti Typed Japanese menawarkan nilai edukasi dan potensi integrasi dengan alat pembelajaran bahasa berbantuan AI.
Proyek ini bertujuan untuk menjadi alat pendidikan untuk mempelajari tata bahasa Jepang melalui kode, menyediakan format terstruktur untuk analisis bahasa berbantuan AI, dan berpotensi membentuk dasar untuk alat bahasa Jepang yang diketik. Meskipun masih dalam tahap awal dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan studi bahasa yang komprehensif, proyek ini menawarkan perspektif menarik tentang persilangan antara teori bahasa pemrograman dan bahasa alami.
Referensi: Typed Japanese