Komunitas maker sedang bergairah dengan kemunculan Slime OS, sebuah peluncur aplikasi baru yang dirancang untuk PicoVision dan perangkat RP2040/RP2350 lainnya. Awalnya dikembangkan untuk proyek mini cyberdeck SlimeDeck Zero, perangkat lunak eksperimental ini telah menarik perhatian melalui pendekatannya yang inovatif dalam menciptakan antarmuka yang ramah pengguna untuk perangkat berukuran kecil.
Saya telah menonton video Anda hari ini dan saya ingin berterima kasih atas proyek yang menginspirasi dan presentasi yang menghibur!
Implementasi Teknis
Slime OS beroperasi dalam mode 32-warna khusus dengan resolusi internal 400x240 yang dapat diinterlace hingga 800x480, membuatnya cocok untuk sebagian besar layar HDMI. Sistem ini mencakup pustaka lengkap untuk grafis, penanganan input, dan kontrol sistem, menyediakan alat bagi pengembang untuk membuat aplikasi kustom. Arsitektur perangkat lunak menekankan modularitas, dengan komponen terpisah yang menangani rendering grafis, sistem intent, identifikasi pengontrol, dan manajemen input keyboard.
Spesifikasi Teknis Utama:
- Tampilan: Mode 32 warna
- Resolusi: 400x240 internal (diinterlace menjadi 800x480)
- Perangkat Keras yang Didukung: PicoVision (RP2040/RP2350)
- Lisensi: MIT
- Pustaka Inti: gfx, intents, ctrl, kbd
Keterbatasan Saat Ini dan Status Pengembangan
Meskipun menunjukkan potensi, Slime OS masih dalam fase eksperimental dengan beberapa keterbatasan yang diakui. Sistem saat ini hanya mendukung input keyboard I2C melalui konfigurasi perangkat keras tertentu menggunakan chip MCP23017. Beberapa aplikasi menghadapi masalah orientasi karena persyaratan rotasi layar, meskipun aplikasi yang lebih baru menggunakan metode grafis yang diperbarui yang mendukung orientasi tampilan yang dapat dikonfigurasi. Tim pengembang sedang aktif bekerja untuk memperluas dukungan perangkat keras dan meningkatkan kompatibilitas di berbagai papan RP2040 dan RP2350.
Keterbatasan Saat Ini:
- Hanya mendukung input keyboard I2C
- Masalah rotasi layar pada aplikasi lama
- Dukungan perangkat keras yang terbatas
- Deteksi port ekspansi masih dalam tahap percobaan
Ekosistem Perangkat Keras
Proyek ini saat ini berpusat pada mainboard PicoVision, dengan sistem port ekspansi unik menggunakan konektor Dk925A-10M 5-pin. Tantangan teknis yang menarik melibatkan sistem deteksi ekspansi berbasis ADC, yang saat ini menghadapi masalah keandalan karena keterbatasan referensi tegangan. Pengakuan transparan tentang kendala perangkat keras ini menunjukkan komitmen proyek terhadap pengembangan terbuka dan keterlibatan komunitas.
Dampak Komunitas
Proyek ini telah mendapatkan minat komunitas yang signifikan, khususnya melalui implementasi cyberdeck terkait. Demonstrasi video dan dokumentasi telah menginspirasi para maker dan pengembang untuk mengeksplorasi kemungkinan platform ini. Sifat terbuka proyek, dikombinasikan dengan lisensi MIT dan penggunaan aset berlisensi CC BY 4.0, mendorong partisipasi komunitas dan pengembangan lebih lanjut.
Kombinasi desain perangkat keras yang inovatif, pengembangan perangkat lunak open-source, dan keterlibatan komunitas yang aktif memposisikan Slime OS sebagai platform yang menarik untuk pengembangan masa depan dalam ruang maker dan sistem embedded.
Referensi: slime_os