Amazon Membatasi Pemrosesan Lokal untuk Perintah Alexa, Memunculkan Kekhawatiran Privasi

BigGo Editorial Team
Amazon Membatasi Pemrosesan Lokal untuk Perintah Alexa, Memunculkan Kekhawatiran Privasi

Saat Amazon bersiap meluncurkan layanan Alexa+ berbasis AI barunya, perusahaan ini melakukan perubahan signifikan pada cara perintah suara diproses di seluruh perangkat Echo. Perubahan ini, yang akan berlaku mulai 28 Maret 2024, telah memicu diskusi tentang privasi pengguna dan pertukaran antara kemampuan AI canggih dan keamanan data.

Ruang Lingkup Sebenarnya dari Perubahan Amazon

Berbeda dengan beberapa laporan awal yang menyarankan perubahan luas di semua perangkat Echo, modifikasi yang akan datang dari Amazon memengaruhi subset pengguna dan perangkat yang jauh lebih kecil. Perusahaan ini menonaktifkan opsi Do Not Send Voice Recordings (Jangan Kirim Rekaman Suara), tetapi fitur ini hanya tersedia pada tiga model Echo tertentu: Echo Dot 4, Echo Show 10 (Generasi ke-3), dan Echo Show 15. Selain itu, perubahan ini hanya berdampak pada pengguna yang secara aktif mengaktifkan pengaturan privasi ini di aplikasi Alexa mereka.

Perangkat Echo yang Terdampak:

  • Echo Dot 4
  • Echo Show 10 (Generasi ke-3)
  • Echo Show 15

Tanggal-tanggal Penting:

  • Tanggal efektif perubahan: 28 Maret 2024
  • Tanggal email pengumuman Amazon: 15 Maret 2024

Opsi Privasi:

  • Yang dihapus: Opsi "Jangan Kirim Rekaman Suara"
  • Masih tersedia: Opsi "Jangan Simpan Rekaman" (tetapi menonaktifkan Voice ID)

Alasan Teknis di Balik Perubahan

Amazon menjelaskan bahwa pergeseran dari pemrosesan lokal diperlukan untuk mendukung fitur AI generatif baru yang akan hadir dengan Alexa+. Kemampuan canggih ini, termasuk fitur Voice ID yang ditingkatkan yang mengenali pembicara berbeda dalam rumah tangga, membutuhkan kekuatan pemrosesan substansial yang tersedia di infrastruktur cloud Amazon daripada sumber daya komputasi terbatas di perangkat Echo.

Bagaimana Pemrosesan Suara Saat Ini Bekerja

Bahkan dengan opsi Do Not Send Voice Recordings yang diaktifkan, perangkat Echo tidak memproses seluruh perintah suara secara lokal. Sebagai gantinya, mereka akan mengenali kata bangun, merekam perintah suara, mentranskripsikannya ke teks secara lokal, dan kemudian mengirimkan hanya teks—bukan audio—ke cloud Amazon untuk diproses. Rekaman audio lokal kemudian akan dihapus.

Implikasi dan Kekhawatiran Privasi

Perubahan ini berarti bahwa bagi pengguna yang terdampak, rekaman suara sekarang akan dikirim ke server Amazon daripada hanya transkrip teks. Meskipun Amazon berjanji bahwa semua data akan dienkripsi selama transit dan secara otomatis dihapus setelah pemrosesan, rekam jejak perusahaan telah menimbulkan beberapa kekhawatiran. Pada tahun 2023, Amazon membayar 25 juta dolar Amerika Serikat untuk menyelesaikan tuduhan bahwa perusahaan menyimpan rekaman suara anak-anak tanpa batas waktu dan memberikan akses kepada karyawan ke data ini. Ada juga kejadian di masa lalu di mana karyawan Amazon mendengarkan rekaman pelanggan.

Opsi Don't Save Recordings

Pengguna masih memiliki opsi untuk mengaktifkan Don't Save Recordings (Jangan Simpan Rekaman) di pengaturan Alexa mereka, yang menginstruksikan Amazon untuk tidak menyimpan rekaman suara setelah pemrosesan. Namun, memilih opsi ini akan menonaktifkan fitur Voice ID, yang menjadi semakin penting untuk pengalaman Alexa yang dipersonalisasi, terutama dengan layanan Alexa+ yang akan datang.

Pembelaan Amazon terhadap Pendekatannya

Amazon menegaskan bahwa pengalaman Alexa dirancang dengan mempertimbangkan privasi dan keamanan. Perusahaan menekankan bahwa mereka fokus pada alat privasi yang bekerja dengan baik dengan pengalaman AI generatif sambil tetap menawarkan opsi kontrol kepada pengguna, termasuk pilihan untuk tidak menyimpan rekaman suara sama sekali. Menurut Amazon, perubahan ini sejalan dengan persyaratan teknis sistem AI modern, di mana model yang paling kuat terlalu besar untuk dijalankan pada perangkat lokal.

Tren Industri yang Lebih Luas

Langkah ini oleh Amazon mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri AI, di mana model AI yang paling canggih membutuhkan kekuatan pemrosesan berbasis cloud. Pendekatan serupa digunakan oleh pesaing seperti Gemini Live dari Google dan ChatGPT Voice dari OpenAI, yang juga memproses data suara di cloud daripada di perangkat lokal.

Apa Artinya Bagi Pengguna Echo

Bagi sebagian besar pemilik Echo, perubahan ini tidak akan memengaruhi pengalaman sehari-hari mereka dengan Alexa, karena mayoritas perangkat tidak pernah memiliki kemampuan pemrosesan lokal sejak awal. Namun, ini mewakili langkah lain dalam keseimbangan yang berkelanjutan antara fitur AI canggih dan privasi pengguna, ketegangan yang terus mendefinisikan evolusi asisten suara dan teknologi rumah pintar.