Gumroad, platform e-commerce populer untuk para kreator, telah merilis kode sumbernya kepada publik, namun langkah ini telah memicu perdebatan sengit di kalangan komunitas pengembang tentang apa yang benar-benar merupakan perangkat lunak open source. Meskipun pendiri Gumroad, Sahil Lavingia, mengumumkan perilisan tersebut di media sosial sebagai open source, banyak pengembang menunjukkan bahwa ketentuan lisensinya tidak memenuhi definisi standar industri.
Ketentuan Lisensi yang Membatasi
Lisensi yang menyertai kode sumber Gumroad berisi batasan signifikan yang mencegahnya memenuhi syarat sebagai benar-benar open source menurut Open Source Definition (OSD). Yang paling menonjol, lisensi tersebut membatasi penggunaan hanya untuk perusahaan dengan pendapatan tahunan kurang dari 1 juta Dolar Amerika dan nilai barang dagangan kotor (GMV) kurang dari 10 juta Dolar Amerika, atau untuk organisasi non-profit dan entitas pemerintah. Batasan ini secara langsung bertentangan dengan kriteria kelima OSD, yang mensyaratkan bahwa lisensi open source tidak boleh mendiskriminasi terhadap orang atau kelompok.
Ini berisiko jika Anda memiliki kemungkinan untuk melampaui pendapatan perusahaan sebesar 1 juta Dolar Amerika karena lisensi akan berakhir segera setelah Anda mencapai angka tersebut dan Anda harus menulis ulang semuanya.
Batasan ini menciptakan risiko signifikan bagi bisnis yang mungkin membangun platform berdasarkan kode Gumroad, karena mereka perlu membangun kembali platform mereka secara total jika mereka terlalu sukses. Lisensi tersebut juga menyesuaikan ambang batas pendapatan dengan inflasi sesuai dengan indeks harga konsumen dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat.
Batasan Lisensi Gumroad:
- Terbatas untuk perusahaan dengan pendapatan tahunan kurang dari $1 juta USD
- Terbatas untuk perusahaan dengan GMV kurang dari $10 juta USD
- Tersedia untuk organisasi nirlaba dan entitas pemerintah
- Ambang batas pendapatan disesuaikan dengan inflasi menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS
Konflik dengan Definisi Open Source:
- Melanggar kriteria OSD 5 (tidak ada diskriminasi terhadap orang atau kelompok)
- Tidak kompatibel dengan definisi Free Software Foundation
- Diklasifikasikan sebagai "source available" daripada open source sejati
Stack Teknologi Gumroad:
- Aplikasi Ruby on Rails
- Membutuhkan Docker & Docker Compose untuk pengembangan
- Menggunakan MySQL 8.0.x, Elasticsearch, ImageMagick, libvips, FFmpeg, dan PDFtk
Source Available vs. Open Source
Apa yang dirilis Gumroad lebih tepat digambarkan sebagai source available daripada benar-benar open source. Perbedaan ini penting dalam komunitas perangkat lunak, di mana open source memiliki arti spesifik yang didefinisikan oleh organisasi seperti Open Source Initiative (OSI) dan Free Software Foundation (FSF). Kedua organisasi mempertahankan definisi yang mengharuskan perangkat lunak dapat digunakan secara bebas oleh siapa pun tanpa diskriminasi.
Banyak komentator telah mengekspresikan frustrasi terhadap apa yang mereka lihat sebagai upaya untuk mengambil alih istilah open source untuk tujuan pemasaran sambil memaksakan batasan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip fundamentalnya. Beberapa telah menyarankan bahwa Gumroad seharusnya lebih transparan dengan secara eksplisit menggambarkan kode mereka sebagai source available daripada open source.
Potensi Manfaat Meskipun Ada Batasan
Terlepas dari kontroversi lisensi, perilisan ini masih menawarkan nilai bagi segmen tertentu dari komunitas pengembang. Sebagai aplikasi Rails, Gumroad mewakili salah satu basis kode yang lebih besar yang tersedia untuk dipelajari, yang bisa bermanfaat untuk tujuan pembelajaran dan pelatihan AI. Perusahaan juga menawarkan hadiah untuk mengatasi masalah dalam basis kode, menciptakan peluang bagi pengembang untuk berkontribusi dan mendapatkan imbalan.
Bagi bisnis kecil dan pengembang individu yang tidak mengantisipasi akan melampaui ambang batas pendapatan, kode tersebut dapat menyediakan dasar untuk membangun platform e-commerce mereka sendiri. Organisasi non-profit dan entitas pemerintah juga dapat memanfaatkan basis kode secara penuh tanpa khawatir tentang batasan pendapatan.
Strategi Bisnis Gumroad
Beberapa komentator telah berspekulasi tentang motivasi Gumroad untuk merilis kode sumber dengan batasan spesifik ini. Perusahaan telah mengalami perubahan signifikan sejak didirikan 14 tahun lalu, termasuk beralih dari pendanaan modal ventura ketika Kleiner Perkins menjual kembali saham mereka ke Gumroad seharga 1 Dolar Amerika.
Sahil Lavingia telah menyebutkan di media sosial bahwa dia percaya AI akan secara signifikan mengkomoditisasi perangkat lunak di masa depan, yang mungkin menjelaskan keputusan untuk membuat kode tersedia untuk pelatihan AI sambil tetap mempertahankan batasan yang mencegah persaingan langsung dari bisnis yang lebih besar.
Perilisan ini terjadi pada saat Gumroad telah meningkatkan biayanya menjadi 10% plus biaya pemrosesan, naik dari sebelumnya 1 Dolar Amerika plus biaya pemrosesan, menunjukkan pergeseran dalam strategi bisnis yang mungkin termasuk memanfaatkan kontribusi komunitas untuk basis kode mereka.
Pada akhirnya, meskipun perilisan kode sumber Gumroad menyediakan sumber daya berharga bagi pengembang dan organisasi tertentu, perdebatan seputar ketentuan lisensinya menyoroti pentingnya terminologi yang tepat dalam komunitas open source dan ketegangan yang berkelanjutan antara kepentingan komersial dan prinsip-prinsip open source.
Referensi: gumroad